Dieng Plateau Jogja

Dieng Plateau is located in Central Java, Administratively Dieng is divided into two portions Territory. some of its territory included in Banjarnegara (Dieng Kulon) and partly included in the district of Wonosobo (Dieng Wetan)

Average height of the Dieng Plateau around 2000m DPL ( above the sea level), the relative temperature between 8-22 ° C. In Drought, suhu dapat menurun drastis hingga mencapai 0°C di pagi hari sehingga muncul apa yang oleh masyarakat Dieng disebut bun upas ( embun Beku). Bun Upas ini tidak berbahaya bagi manusia namun dapat menyebabkan kerusakan tanaman pertanian.

Dieng merupakan kawasan vulkanik aktif.hal tersebut bisa dilihat dari keberadaan beberapa Kawah yang masih menunjukan aktivitasnya seperti:

  • Candradimuka
  • Sibanteng
  • Siglagah
  • Sikendang
  • Sikidang
  • Sileri
  • Sinila
  • Timbang

Kawah-kawah tersebut dipantau secara rutin oleh PVMBG melalui Pos Pengamatan Dieng di Kecamatan Karangtengah.

Secara Etimologi, Dieng memiliki dua teori pengertian.

  • Teori pertama

Dieng merupakan gabungan dari dua kata bahasa kawi yaitu “di” yang berarti “gunung” and “Hyang” yang bermakna (Dewa). jika digabungkan, Dieng berarti Gunung tempat Dewa-dewa bersemayam.

  • Teori Kedua

Nama Dieng berasal dari bahasa Sunda (“di hyang”) karena diperkirakan pada masa pra-Medang (sekitar abad ke-7 Masehi) daerah itu berada dalam pengaruh politik Kerajaan Galuh.

Selain terkenal karena keindahan alamnya, Dieng juga kaya akan Peninggalan Budaya yang kemudian dikelola oleh Dinas Pariwisata. Moreover, Dieng juga merupakan penghasil sayuran. Tanaman seperti , kubis, wortel, purwaceng Serta buah Carica adalah komoditi utama.

Comment